Sunday 29 November 2020 
qodsna.ir qodsna.ir

Malaysia Desak Dunia Kecam Aneksasi Tepi Barat

Malaysia meminta masyarakat internaisonal khususnya Dewan Keamanan PBB mengutuk rencana rezim Zionis Israel menganeksasi Tepi Barat Sungai Jordan ke wilayah pendudukan.

Seperti ditulis Kantor Berita Malaysia Bernama, Perdana Menteri Muhyiddin Yassin di KTT ASEAN ke 36 yang digelar secara virtual mengatakan, masyarakat dunia juga harus yakin bahwa rencana ini tidak akan direalisasikan.

Seraya mengisyaratkan kekhawatiran mendalam Kuala Lumpur atas nasib rakyat Palestina di tengah instabilitas di kawasan Asia Barat, Yassin menambahkan, Malaysia mengecam keras sikap Israel yang mengumumkan akan menganeksasi Tepi Barat.

Perdana menteri Malaysia ini seraya menekankan bahwa Kuala Lumpur akan melanjutkan solidaritasnya dengan rakyat Palestina mengatakan, rencana ini melemahkan prospek dan mekanisme dua negara.

"Langkah ilegal dan sepihak Israel ini mempertanyakan kejujuran Tel Aviv atas mekanisme damai untuk mengakhiri konfrontasi berlarut-larut Israel-Palestina," paparnya.

Malaysia sejak dahulu dikenal sebagai pendukung mekanisme dua negara berdasarkan perbatasan sebelum tahun 1967 dan penentuan Baitul Maqdis sebagai ibu kota Palestina.

Kabinet Israel beberapa waktu lalu meraih kesepakatan yang memungkinkan rezim ini melaksanakan rencana aneksasi Tepi Barat ke wilayah pendudukan mulai awal Juli.

Tepi Barat termasuk timur Baitul Maqdis sejak perang enam hari Arab tahun 1967 diduduki Israel. Diprediksikan terdapat 700 ribu pemukim Zionis secara ilegal tingal di wilayah ini. 




Users Comments

Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved