Thursday 2 July 2020 
qodsna.ir qodsna.ir

Rahbar: Barat, Penyebab Utama Tragedi Palestina

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei mengatakan, penyebab utama tragedi pendudukan Palestina adalah pemerintah-pemerintah Barat dan kebijakan-kebijakan jahat mereka.

Hal itu disampaikan Ayatullah Khamenei dalam pidato memperingati Hari Quds Internasional pada Jumat (22/5/2020) siang ketika mengingatkan tragedi besar di Palestina dan pembentukan "tumor ganas" rezim Zionis Israel.

Rahbar menyinggung bahwa bangkitnya Revolusi Islam di Iran telah membuka babak baru dalam perjuangan rakyat Palestina.  

"Salah satu langkah pertama adalah mengusir elemen-elemen Zionis, di mana Iran pada era taghut merupakan salah satu pangkalan paling aman mereka. Penyerahan kedutaan tidak resmi rezim Zionis kepada wakil Palestina dan penghentian pasokan minyak hingga pekerjaan-pekerjaan besar serta aktivitas politik yang luas, semua ini menyebabkan munculnya "Front Muqawama" (Front Perlawanan) di seluruh kawasan. Akhirnya, harapan untuk memecahkan masalah tumbuh dan berkembang di hati mereka," jelas Ayatullah Khamenei.

Rahbar menambahkan bahwa Front Muqawama bergerak ke arah peningkatan ketangguhan dan optimismenya, juga menyerap unsur-unsur kekuatan yang semakin tumbuh. Tapi sebaliknya, Front lalim, kafir dan arogan kian hari semakin lemah dan putus asa.

"Indikasi yang jelas dari klaim ini adalah kondisi militer Zionis, yang pernah dianggap sebagai pasukan tak terkalahkan dan mampu menghentikan pasukan besar dua negara penyerang hanya dalam beberapa hari, kini terpaksa harus mundur dan mengakui kekalahannya ketika menghadapi pasukan pejuang rakyat di Lebanon dan Jalur Gaza. Meski demikian, arena perjuangan sangat berat dan dapat berubah serta membutuhkan perawatan yang konstan karena subjek perjuangan ini sangat penting, menentukan, dan vital," tegasnya.

Menurut Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, kebijakan utama kekuatan arogan dan Zionisme adalah melunturkan isu Palestina dari benak masyarakat Muslim sehingga isu ini terlupakan. Oleh karena itu, tugas yang paling mendesak saat ini adalah memerangi pengkhianatan yang dilakukan oleh antek-antek bayaran musuh dalam bidang politik dan budaya di negara-negara Muslim sendiri. 




Users Comments

Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved