Wednesday 3 March 2021 
qodsna.ir qodsna.ir

Mohammed Tawfiq Allawi Menolak Pembentukan Kabinet Irak

Mohammed Tawfiq Allawi, Perdana Menteri Irak yang baru hari Minggu malam, 1 Maret dalam sebuah pesan video menyatakan dirinya menarik diri dari pembentukan kabinet Irak.

Menurut Pars Today, Allawi mengatakan dalam pesan video bahwa alasan penarikan dirinya dari pembentukan kabinet karena tekanan politik dari beberapa kelompok.

 

Mohammed Tawfiq Allawi, merujuk pada tuntutan beberapa kelompok untuk memegang jabatan menteri, meminta demonstran Irak untuk meningkatkan tuntutan dalam skala nasional terhadap kelompok-kelompok ini.

 

Allawi juga meminta maaf dalam surat resmi kepada Presiden Irak Barham Saleh karena kegagalannya membentuk kabinet.

 

Presiden Irak Barham Saleh juga telah mengumumkan bahwa ia akan mengumumkan opsi perdana menteri yang baru dalam 15 hari ke depan, setelah berkonsultasi dengan berbagai kelompok dan menerima pengunduran diri Allawi.

 

Sidang luar biasa parlemen Irak pada hari Minggu, 1 Maret, untuk membahas abinet Mohammed Tawfiq Allawi ditunda karena gagal mencapai kuorum untuk kelima kalinya dalam seminggu.

 

Senin adalah batas waktu bagi Allawi untuk membentuk kabinet.

 

Dari 329 anggota parlemen Irak, hanya 108 yang hadir pada sidang hari Minggu.

 

Irak telah menyaksikan aksi demonstrasi sejak 1 Oktober 2019, sebagai protes terhadap situasi layanan publik yang buruk, kurangnya kesempatan kerja dan korupsi.

 

Adil Abdul-Mahdi mengundurkan diri pada 29 November 2019, ketika protes berlanjut dan berubah menjadi aksi kekerasan jalanan.




Users Comments

Analisa
Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved