Monday 25 May 2020 
qodsna.ir qodsna.ir

Presiden Iran: Kesepakatan Abad, Prakarsa yang Paling Dibenci

Presiden Iran Hassan Rouhani menyebut prakarsa Amerika, Kesepakatan Abad sebagai prakarsa yang paling tercela abad ini.

Seperti dilansir IRNA, Rouhani dalam sebuah tweet pada Rabu (29/1/2020) malam, menulis, "Sudah cukup tindakan bodoh ini. Prakarsa Abad yang paling dibenci."

 

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif juga menganggap prakarsa Amerika-Zionis, Kesepakatan Abad sebagai gerbang menuju ke neraka.

 

Presiden AS Donald Trump pada Selasa lalu, mengumumkan Kesepakatan Abad setelah bertemu dengan Perdana Menteri Zionis Benjamin Netanyahu di Gedung Putih.

 

Pemerintah AS adalah pendukung utama pendudukan dan kejahatan Israel terhadap rakyat tertindas Palestina.

 

Prakarsa Trump ini disiapkan dengan lampu hijau dari beberapa negara Arab termasuk Arab Saudi dan bertujuan untuk menghapus hak-hak rakyat Palestina.

 

Kesepakatan Abad menyerahkan Quds kepada rezim Zionis, mencabut hak kepulangan dari pengungsi Palestina, merampas hak perlawanan dari pejuang Palestina, dan tanah Palestina hanya terdiri dari wilayah yang tersisa di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

 

Seluruh faksi Palestina secara tegas menentang tindakan tersebut. Sejumlah negara, politisi, dan tokoh agama di seluruh dunia terutama umat Islam, mengecam Kesepakatan Abad. 




Users Comments

Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved