Saturday 14 December 2019 
qodsna.ir qodsna.ir

Bahas Strategi kemajuan
Perlawanan dalam
Perjalanan Delegasi
Hamas ke Iran

Oleh: Hussien Ruyvaran

Kunjungan Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) ke Iran sangat luar biasa dalam haal ini. Delegasi tersebut dipimpin oleh Saleh al-Arawi seorang wakil dari kantor politik Hamas. Dalam singkat waktu perjalanan ini, mereka telah bertemu dengan beberapa pejabat tinggi Iran.

 

Saat ini dukungan Amerika atas Israel telah mencapai puncaknya - mereka bermaksud mengubah perkembangan kawasan saat ini untuk menghilangkan dukungan kebebasan Palestina. Sebelumnya, kebijakan Amerika adalah untuk mengontrol pihak Palestina melalui kebijakan kompromi oleh Otoritas Palestina, tetapi saat ini mereka telah mengubah diskusi bilateral menjadi diskusi multilateral dan menetapkan arah yang menguntungkan Israel. Dengan kata lain orang Amerika meminta bantuan Israel dengan menambahkan para pejabat Saudi dalam perundinga dan membiarkan pejabat Saudi ini mengambil arah apa yang Israel tidak pernah dicapai oleh Israel dalam perundinga-perundinga sebelumnya dengan para pejabat Otoritas Palestina, yaitu keberadaan permanen Israel yang selalu dibahas sebagai tujuan utama Israel.

 

Sejak pemerintahan Trump dimulai, pemerintah ini tugasnya tetap konstan, Amerika mengubah pandangan Arab terhadap Israel, dan mengubah definisi rezim brutal Israel di mata Arab, dengan cara ini mereka berhasil membawa kesamaan di kedua belah pihak lebih lagi pemerintah telah melakukan tugasnya untuk mendefinisikan Iran sebagai ancaman umum bagi orang Arab dan Israel.

 

Haal ini, menyoroti perlunya kerja sama kelompok-kelompok Perlawanan dan itulah sebabnya perjalanan delegasi Hamas ke Iran menjadikan perjalanan itu begitu penting.

 

Konferensi Bahrain telah gagal, di mana Jerad Kushner sebagai penolong Trump gagal mencoba menghadirkan bagian-bagian dari kesepakatan abad ini, karena para perwakilan PA pun juga tidak menghadiri konferensi, situasi ini membawa kemajuan bagi front perlawanan.

 

Ini adalah prioritas utama bagi semua kelompok perlawanan untuk mempertahankan persatuan dan menindaklanjuti kerja sama yang diperkuat, Iran memainkan peran utama di sini, Republik Islam sedang melakukan yang terbaik untuk menertibkan persatuan, membahas masalah-masalah antara Hamas dan Pemerintah Suriah, juga itu perlu untuk membahas strategi untuk membawa senjata ke kelompok-kelompok perlawanan di Tepi Barat.




Users Comments

Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved