Tuesday 22 October 2019 
qodsna.ir qodsna.ir

Tweeter MKO Pasok AS dengan Hoax tentang Iran

Sebuah media Amerika Serikat mengungkap informasi-informasi hoax yang disuplai organisasi teroris Mujahidin-e Khalq, MEK atau MKO seputar Iran, kepada Gedung Putih.

Kantor Berita Qods (Qodsna) - Sebuah media Amerika Serikat mengungkap informasi-informasi hoax yang disuplai organisasi teroris Mujahidin-e Khalq, MEK atau MKO seputar Iran, kepada Gedung Putih.

 

The Intercept (9/6/2019) melaporkan, untuk memuluskan upayanya merusak kesepakatan nuklir Iran, JCPOA, Presiden Amerika, Donald Trump saat itu memerlukan data-data pendukung, terutama untuk menjustifikasi klaimnya bahwa kesepakatan nuklir telah memberikan kesempatan kepada Iran untuk menambah anggaran militer.

 

Akan tetapi, kata media Amerika itu, saat wartawan The Washington Post, Salvador Rizzo dan Meg Kelly meminta sumber informasi tersebut, Gedung Putih memberikan artikel majalah Forbes yang ditulis Heshmat Alavi.

 

Dalam artikelnya, Alavi menulis, anggaran Iran saat ini sebagian besar diperoleh dari minyak, pajak, peningkatan obligasi dan pencabutan subsidi tunai dari rakyat.

 

Namun realitasnya, sebagaimana diungkapkan oleh dua sumber kepada Intercept, figur Heshmat Alavi ini sebenarnya tidak pernah ada alias fiktif. Ia adalah produk propaganda kelompok teroris oposisi Iran, MEK.

 

Salah seorang pembelot MEK, Hassan Heyrani mengatakan, Heshmat Alavi adalah adalah figur yang diciptakan oleh orang-orang di sayap politik MEK. Mereka menulis apapun tentang Iran untuk konsumsi media dengan menggunakan sosok fiktif yang tidak akan pernah menjadi nyata. 

 

Sumber: Parstoday




Users Comments

Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved