Tuesday 21 May 2019 
qodsna.ir qodsna.ir

Pejabat Militer Iran: Saudi Cs Biayai 7000 Daesh di Afghanistan

Kepala Pusat Studi Strategis Militer Iran, Brigadir Jenderal Ahmad Reza Pourdastan mengatakan, 7.000 teroris Daesh menyebar di Afghanistan dengan biaya dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Kantor Berita Qods (Qodsna) - "Amerika Serikat memanfaatkan mereka (Daesh) sebagai alat untuk menekan Iran, Cina dan Suriah," ujarnya kepada wartawan di Tehran pada hari Jumat (18/1/2019).

 

Amerika, lanjut Brigjen Pourdastan, membentuk Daesh untuk melawan Republik Islam Iran. Mereka mengarahkan Daesh di Irak ke arah perbatasan Iran, namun garis merah  Angkatan Bersenjata Iran adalah mengawal perbatasan dan siapapun yang menyusup ke perbatasan, akan menjadi targetnya. 

 

"Iran memiliki informasi intelijen yang baik tentang kelompok teroris Daesh dan pasukan Iran mengetahui posisi penempatan mereka," ungkapnya.

 

Tentara Afghanistan menangkap beberapa teroris Daesh di negara itu.

 

Brigjen Pourdastan menambahkan misi utama pasukan Iran di pos-pos perbatasan mengawasi seluruh gerakan musuh. "Kami mengidentifikasi rute pesawat militer AS dan kapal-kapal musuh di Laut Mediterania dan pasukan Iran tidak akan terkecoh," pungkasnya.

 

Menurutnya, AS saat ini berada dalam kondisi yang sangat lemah dan sangat buruk. AS sudah belajar dari perang Vietnam, Teluk Persia dan Perang Dunia II dan mereka berkesimpulan bahwa tidak mungkin mancapai tujuan dalam menghadapi attrition warfare.

 

Attrition Warfare adalah strategi militer yang terdiri dari upaya untuk memenangkan perang dengan melemahkan musuh ke titik keruntuhan melalui kerugian terus-menerus dalam hal personil dan material.




Related Contents

Pompeo Tiba di Riyadh

Pompeo Tiba di Riyadh

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompoe dalam safarinya ke negara-negara Asia Barat dilaporkan tiba di Riyadh, Arab Saudi.

|

Bertahan diri dari Ancaman Iran akan Pamerkan Sistem Anti Udara Terbaru

Bertahan diri dari Ancaman Iran akan Pamerkan Sistem Anti Udara Terbaru

Deputi Koordinator Militer Republik Islam Iran, Habibollah Sayyari mengkonfirmasikan pameran sistem pertahanan baru yang dimaksudkan untuk menjaga zona udara nasional. Peluncuran sistem pertahanan udara baru ini akan dipamerkan hingga akhir tahun 1397 Hs, kira-kira dua bulan lagi.

|

Eran Etzion: Iran sangat Kuat dan Sulit Dikalahkan

Eran Etzion: Iran sangat Kuat dan Sulit Dikalahkan

Mantan asisten penasehat keamanan nasional Israel, Eran Etzion seraya merekomendasikan kabinet rezim ini untuk mengambil inspirasi dari dokumen baru prospek 50 tahun Iran mengakui bahwa Tehran sangat rumit dan kuat sehingga sulit dikalahkan.

|

Users Comments

Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved