Iran Termasuk Lima Negara Pemilik Teknologi Peluncur Satelit
Dirjen Pengembangan Teknologi Luar Angkasa di Lembaga Antariksa Iran mengatakan, di bidang peluncur satelit dengan ketinggian 500 km, kami sukses meraih kemampuan injeksi satelit dengan berat lebih dari 100 kg.
Menurut laporan Kantor Berita Qods (Qodsna), Mojtaba Saradeghi menambahkan, Iran di bidang peluncur satelit berhasil memproduksi satelit kecil (Small Satellite) dengan berat 500 kg.
"Setelah peluncuran satelit dengan target 500 km, telah diambil langkah penting terkait kepemilikan satelit sepenuhnya produksi dalam negeri dan dan selama 300 detik kami menerima data bagus dari satelit. Dan ini menunjukkan bahwa infrastruktur dibangun dengan baik oleh ilmuwan dan teknisi Universitas Amir Kabir Iran," papar Mojtaba Saradeghi.
Lebih lanjut Mojtaba Saradeghi menambahkan, "Kami tengah memproduksi satelt 150-200 kg dan Iran memiliki kemampuan memproduksi satelit dengan misi penginderaan jauh dan telekomunikasi."
Deputi Koordinator Militer Republik Islam Iran, Habibollah Sayyari mengkonfirmasikan pameran sistem pertahanan baru yang dimaksudkan untuk menjaga zona udara nasional. Peluncuran sistem pertahanan udara baru ini akan dipamerkan hingga akhir tahun 1397 Hs, kira-kira dua bulan lagi.
Mantan asisten penasehat keamanan nasional Israel, Eran Etzion seraya merekomendasikan kabinet rezim ini untuk mengambil inspirasi dari dokumen baru prospek 50 tahun Iran mengakui bahwa Tehran sangat rumit dan kuat sehingga sulit dikalahkan.
Unit Pertahanan Udara Republik Islam Iran melakukan uji coba dua sistem rudal buatan dalam negeri yang telah dimodifikasi selama Manuver Gabungan Pertahanan Udara Velayat-97 pada hari Senin, 5 November 2018.
social pages
instagram telegram twiter RSS