Monday 21 January 2019 
qodsna.ir
qodsna.ir

Pesan Serangan Drone Yaman Kepada Koalisi Agresor Arab Saudi

Militer dan Komite Rakyat Yaman telah meluncurkan satu drone baru menyerang pangkalan para agresor Saudi sebagai tanggapan atas agresi yang terus menerus dari koalisi agresor Saudi dan dan pasukan bayarannya.

Kantor Berita Qods (Qodsna) - Militer Yaman dan Komite Rakyat Yaman pada hari Kamis (10/01) menargetkan parade militer di pangkalan al-Anad di provinsi Lahij, selatan Yaman yang menyebabkan lebih dari 150 tentara bayaran tewas dan terluka.

 

Yahya Sari, Jurubicara angkatan bersenjata Yaman mengumumkan bahwa serangan drone Qasef K2 militer dan pasukan Komite Rakyat Yaman setelah melakukan operasi intelijen yang sukses dan sebagai tanggapan atas serangan yang terus dilakukan jet-jet tempur Saudi ke negara ini.

 

Transformasi Yaman menunjukkan pergeseran poros Muqawama negara ini yang telah memasuki tahapan pencegahan dengan efek jera baru dan berdimensi agresif terhadap target-target Saudi dan pasukan bayarannya. Dengan menyerang target Saudi dan anasir-anasirnya, perimbangan kepanikan telah mengambil serangan sepihak Arab Saudi. Jawaban tegas dengan rudal dan drone yang dilancarkan Muqawama Yaman adalah untuk menunjukkan kekuatan perlawanan Yaman terhadap koalisi agresor Arab Saudi.


Proses transformasi Yaman menunjukkan bahwa perimbangan yang diinginkan rezim agresor Arab telah hancur, dan pasukan Saudi tidak hanya menderita kekalahan strategis dalam menghadapi rakyat Yaman, tetapi pukulan terhadap para pendukung dan agen-agen mereka telah menyebabkan semakin banyak kegagalan yang muncul bagi mereka. . Perkembangan ini terjadi ketika sumber-sumber berita melaporkan pelanggaran gencatan senjata yang luas oleh koalisi Arab Saudi.

 

Bersamaan dengan meluasnya pelanggaraan gencatan senjata yang tersebar luas di al-Hudaydah, front-front lain juga menyaksikan perang serta militer dan Komite Rakyat Yaman mengusir serangan berturut-turut tentara bayaran dan penyerbu. Namun yang luar biasa, di samping proses perang di medan perang adalah kekuatan angkatan bersenjata dan kemampuan roket Yaman yang semakin hari semakin meningkat.

 

Yaman telah membuat kemajuan luar biasa dalam memperkuat kekuatan rudalnya. Sementara sebelumnya, presisi rudal dan drone Yaman masih kurang dan sekarang serangan rudal dan drone sudah semakin akurat dan menghancurkan targetnya dengan presisi tinggi. Kekuatan rudal dan drone Yaman telah merenggut tidur pada agresor dan telah menjadi mimpi buruk bagi para penyerang di Yaman.

 

Apa yang dapat dikatakan adalah bahwa selama perang Yaman berlanjut, korban agresor akan lebih tinggi dan mereka akan jatuh lebih jauh di tanah rawa Yaman, dan di sisi lain, militer dan Komite Rakyat Yaman akan menjadi lebih mampu memproduksi senjata yang lebih strategis. Pukulan keras Muqawama Yaman terhadap Arab Saudi telah membuat para pejabatnya kaget dan shock.


Perkembangan Yaman menandakan perimbangan kekuatan yang semakin meningkat dalam mendukung perlawanan rakyat Yaman yang dipimpin oleh Ansarullah. Operasi pesawat tak berawak baru-baru ini dari orang-orang Yaman adalah unik dan Yaman bertekad untuk mengintensifkan perang melawan penjajah pada 2019. Masalah ini mengandung pesan ini untuk koalisi agresor Saudi dan tentara bayarannya, bila mereka tidak mengambil langkah menuju perdamaian dan terus melanggar gencatan senjata serta tidak mengakhiri agresi mereka terhadap rakyat Yaman, maka akibat buruk sedang menanti mereka.




Related Contents

Rudal Yaman Hantam Posisi Pasukan Bayaran Saudi di Hajjah

Rudal Yaman Hantam Posisi Pasukan Bayaran Saudi di Hajjah

Unit rudal militer dan pasukan relawan rakyat Yaman Selasa malam (15/1) menembakkan sebuah rudal balistik produk dalam negeri Zilzal-1 menarget posisi pasukan bayaran Arab Saudi di al-Nar, Provins Hajjah, barat laut Yaman.

|

Serangan Saudi Pra-Gencatan Senjata

Serangan Saudi Pra-Gencatan Senjata

Brigadir Jenderal Yahya Saree’, juru bicara militer Yaman menyatakan bahwa pesawat-pesawat tempur koalisi Saudi membombardir beberapa wilayah berbeda sebanyak 79 kali selama 48 jam. Serangan-serangan tersebut dilancarkan sesaat menjelang pelaksanaan gencatan senjata yang dimulai dini hari tadi.

|

Users Comments

Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved