Friday 18 January 2019 
qodsna.ir
qodsna.ir

Ofir Haivry: Negara Arab bukan Mitra Terpercaya bagi Israel

Seorang pengamat Israel mengakui bahwa sejumlah negara-negara Arab di Asia Barat yang baru saja bergabung dalam koalisi anti Iran bukan mitra terpercaya bagi Tel Aviv.

Seperti dilaporkan Kantor Berita Qods (Qodsna), Ofir Haivry, deputi Institut Herzl dan direktur perencanaan strategi nasional Israel mengatakan, selama beberapa pekan terakhir petinggi Israel, Amerika dan sejumalh negara Arab berbicara anti Iran. Ini sangat berbahaya, karena Arab dan Israel tidak memiliki titik kesamaan.

 

Seraya menjelaskan bahwa kerja sama nyata Tel Aviv dan pemerintah Arab akan menjamin munculnya serangan keras rakyat terhadap pemerintah tersebut, Haivry menambahkan, negara-negara ini tidak akan pernah mampu bersanding dengan Zionis untuk melawan Iran, karena rakyat mereka tidak akan mengijinkan pemerintahnya terlibat insiden seperti ini. Hal ini juga mengancam eksistensi pemerintah tersebut di dalam negeri.

 

Pengamat Israel ini mengungkapkan, dewasa ini meski Mohammad bin Salman, Putra mahkota Arab Saudi menganggap Tel Aviv sebagai kapal penyelamatnya di hadapan Iran, namun jika ia mengungkapkan secara terang-terangan niatnya tersebut, maka tak diragukan lagi ia akan kehilangan kekuasaannya di dalam negeri.

 

"Sangat urgen bagi Israel untuk memahamkan Amerika bahwa koalisi dengan negara-negara Arab bukan saja tidak efektif, bahkan sepenuhnya tidak dapat dipercaya dan pada akhirnya yang tinggal hanya penyesalan," paparnya.

 

Selama beberapa bulan terakhir proses normalisasi hubungan Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain dengan Israel meningkat tajam. Hal ini memicu protes rakyat negara-negara tersebut.




Related Contents

Pompeo Tiba di Riyadh

Pompeo Tiba di Riyadh

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompoe dalam safarinya ke negara-negara Asia Barat dilaporkan tiba di Riyadh, Arab Saudi.

|

Eran Etzion: Iran sangat Kuat dan Sulit Dikalahkan

Eran Etzion: Iran sangat Kuat dan Sulit Dikalahkan

Mantan asisten penasehat keamanan nasional Israel, Eran Etzion seraya merekomendasikan kabinet rezim ini untuk mengambil inspirasi dari dokumen baru prospek 50 tahun Iran mengakui bahwa Tehran sangat rumit dan kuat sehingga sulit dikalahkan.

|

Intelijen Israel, Saudi dan Mesir Bertemu Bahas Ancaman Iran

Intelijen Israel, Saudi dan Mesir Bertemu Bahas Ancaman Iran

Situs internet yang bermarkas di London, Middle East Eye, MEE, Selasa (8/1/2019) mengabarkan, Direktur Badan Intelijen rezim Zionis Israel, Mossad, Yossi Cohen baru-baru ini bertemu dengan direktur badan intelijen Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Mesir di salah satu ibukota negara Arab, Teluk Persia.

|

Users Comments

Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved