Saturday 27 November 2021 
qodsna.ir qodsna.ir

Falahatpisheh: Statemen Pompeo Anti Iran sebuah Perang Syaraf

Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri di Parlemen Iran, Heshmatollah Falahatpisheh menilai statemen Menlu AS Mike Pompeo anti Iran sebuah perang syaraf dan sikap petinggi AS lari dari kegagalan politik mereka anti Tehran.

Falahatpisheh saat diwawancarai wartawan IRIB terkait statemen intervensif Mike Pompeo soal bangsa Iran bahwa sanksi lebih keras ditujukan untuk mengubah pemerintahan di Iran dan memberi ketenangan kepada warga Iran menjelaskan, kegagalan kebijakan terbaru AS terhadap Iran mendorong petinggi AS menjustifikasi kegagalan mereka melalui mulut Pompeo bahwa tujuan sanksi adalah untuk mengubah pemerintah Iran.

 

"Sikap presiden AS terhadap Iran sebuah kelemahan dan Donald Trump berulang kali menunjukkan ketidakmampuannya tersebut dan juga beberapa kali meminta perundingan dengan petinggi Iran," papar Falahatpisheh.

 

Falahatpisheh mengatakan, bangsa Iran dan bangsa kawasan dengan baik memahami bahwa AS di manapun hadir di dunia dan kawasan serta ingin memainkan peran, pasti perannya negatif dan ketika hadir di Suriah, Afghanistan, Irak dan berbagai negara kawasan, rakyat negara-negara tersebut mengalami nasib buruk.

 

Anggota parlemen Iran ini seraya mengisyaratkan biaya besar AS di negara kawasan dan Irak saja lebih dari 6 triliun dolar menjelaskan, ketidakmampuan AS bahkan sangat jelas di negara kecil, tapi Washington tetap gagal serta presiden saat ini mengakui kekalahan tersebut.




Related Contents

Pompeo Tiba di Riyadh

Pompeo Tiba di Riyadh

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompoe dalam safarinya ke negara-negara Asia Barat dilaporkan tiba di Riyadh, Arab Saudi.

|

Users Comments

Analisa
Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved