Friday 22 November 2019 
qodsna.ir qodsna.ir

Trump Berminat Bertemu kembali dengan Kim Jong un

Presiden Amerika Serikat Donald Trump demi kepentingan politiknya menyatakan minatnya untuk bertemu dengan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong un.

Kantor Berita Qods (Qodsna) melaporkan, Trump mengingat pendekatan kepentingan politiknya dalam keputusan unilateralisme, menyebut minatnya bertemu dengan Kim Jong un adalah potensi besar ekonomi Pyongyang.

 

Di sisi lain, Kim Jong un Senin sore (31/12) mengatakan, "Kami telah menunjukkan tekad kami kepada dunia untuk menghapus nuklir, Kami sepenuhnya siap untuk memulai hubungan baru dengan AS, namun untuk mencapai tujuan ini dibutuhkan upaya kedua pihak."

 

Selama beberapa bulan setelah pertemuan Kim dan Trump, Korea Utara telah menghancurkan sejumlah pusat riset dan uji coba nuklir serta tidak lagi melakukan uji coba nuklir. Namun demikian AS mensyaratkan pelucutan total senjata nuklir Korut bagi pencabutan sanksi.

 

Korea Utara di bulan Mei 2018 dalam kesepakatan dengan AS komitmen untuk melakukan sejumalh langkah pelucutan senjata nuklir di Semenanjung Korea, tapi meski Pyongyang melakukan komitmennya tersebut, sanksi Washington terhadap negara ini masih tetap berlanjut.

 

Hal ini menuai protes luas atas pendekatan AS terhadap pelucutan senjata nuklir Korea Utara.




Related Contents

Friksi Antara Kongres AS dan Trump

Friksi Antara Kongres AS dan Trump

Rangkaian peristiwa yang terjadi selama beberapa hari belakangan ini di AS bukan sebuah cerita tentang sengketa anggaran, maupun perseteruan keamanan yang berujung perang tanpa akhir. Tapi sebuah cerita panjang tentang seorang perselisihan antara presiden dan para anggota Kongres negaranya sendiri.

|

Blunder Baru Trump di Suriah

Blunder Baru Trump di Suriah

Sekitar delapan tahun sejak awal perang pecah di Suriah, AS bersama sekutu Barat dan Arab menempatkan pasukannya di Suriah untuk mewujudkan ambisinya menggulingkan pemerintahan berdaulat Suriah, tapi hingga kini tidak berhasil.

|

Setiap Hari Trump Berbohong 15 Kali

Setiap Hari Trump Berbohong 15 Kali

Laman Koran Washington Post menulis, Presiden Amerika Serikat Donald Trump di tahun 2018 rata-rata setiap hari 15 kali berbohong.

|

Users Comments

Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved