Sunday 5 December 2021 
qodsna.ir qodsna.ir

Sekilas Kunker Delegasi Kementerian PAN-RB ke Iran

Berikut ini sekilas kunjungan kerja Wakil Menteri Urusan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Republik Indonesia Prof. Dr. Diah Natalisa ke Tehran dan delegasi yang menyertainya.

Dalam kunker ke ibu kota Republik Islam Iran pada Kamis, 27 Desember 2018, Diah bertemu dengan Wakil Walikota Tehran untuk Perencanaan dan Pengembangan Perkotaan Dr. Ashrafi.

 

Pertemuan yang dihadiri pula oleh Duta Besar RI untuk Iran Octavino Alimudin itu membahas beragam isu terutama masalah pelayanan publik dan birokrasi.

 

Seperti dilansir situs kemlu.go.id, delegasi KemenPAN RB RI yang dipimpin oleh Deputi bidang Pelayanan Publik, Prof. Dr. Diah Natalisa telah mengadakan kunjungan kerja ke Tehran pada 27 Desember 2018.

 

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan pelayanan publik termasuk di kantor perwakilan Pemerintah RI di luar negeri.

 

Program kegiatan di Tehran mencakup penyampaian secara singkat terkait kebijakan pelayanan publik nasional, kunjungan ke bagian Konsuler KBRI Tehran dan pertemuan dengan Deputi Walikota/Deputy Mayor Tehran urusan Urban Planning and Development, Dr. Ashrafi di Tehran Urban Observatory.

 

Saat penyampaian terkait kebijakan pelayanan publik, Diah menyampaikan  antara lain tujuan reformasi birokrasi yaitu untuk meningkatkan profesionalisme dan integritas birokrasi pemerintah melalui penguatan peraturan perundang-undangan, perubahan prilaku dan penerapan budaya organisasi, penataan organisasi, penataan tatalaksana, penataan manajemen sumber daya manusia, aparatur, penguatan akuntabilitas, pemberantasan KKN melalui penerapan sistem pemantauan, evaluasi kinerja dan pengawasan dengan melibatkan masyarakat, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sebagai tujuan akhirnya.

 

Untuk mewujudkan pelayanan publik yang prima, telah diterbitkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik yang mengatur penyelenggaraan pelayanan publik yang meliputi pelayanan barang, pelayanan jasa, dan pelayanan administrasi, sekaligus menjadi landasan nasional kebijakan peningkatan pelayanan publik. Sebagai turunan dari Undang Undang Nomor 25 Tahun 2009 tersebut, telah diterbitkan PermenPANRB sebagai pendukung.

 

Dalam pertemuan dengan Ashrafi, Diah juga berharap hasil kunjungan ini dapat meningkatkan kerja sama antarkedua pihak, selain adanya pertukaran best practices antarkedua pihak terkait pengelolaan pelayanan publik. 

 

Sementara di awal sambutannya, Ashrafi mengucapkan belasungkawa atas bencana Tsunami di Indonesia. Lebih lanjut dia menjelaskan kebijakan terkait pelayanan publik di Tehran, melalui Command Center,Tehran Urban Observatory.

 

Menurutnya, Tehran juga tengah menghadapi sejumlah tantangan termasuk polusi udara dan kemacetan lalu lintas. Sebagai upaya untuk mengatasi tantangan di atas, sejak dua tahun yang lalu, telah diterapkan program Smart City melalui penganggaran secara mandiri.

 

Deputy Walikota Tehran itu menjelaskan, melalui Tehran Urban Observatory, sekitar 1000 pemetaan secara real image terkait berbagai masalah perkotaan berikut penyebarannya dengan tingkat permasalahan yang berbeda-beda untuk memudahkan prioritas penanganan dan penyelesaiannya dapat ditampilkan.

 

Pertemuan diakhiri dengan kesepakatan kedua belah pihak untuk meningkatkan dan memperluas kerja sama pelayanan publik. Pada kesempatan tersebut, Ashrafi juga mengundang Diah untuk berkunjung kembali ke Tehran guna mengenal lebih jauh Tehran secara khusus dan Iran secara umum. 




Users Comments

Analisa
Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved