Sunday 28 November 2021 
qodsna.ir qodsna.ir

Taliban: AS Harus Belajar Banyak dari Perang Dingin

Bertepatan dengan hari peringatan invasi militer Uni Soviet yang ke 39 di Afganistan, kepada Amerika Serikat, Taliban menyatakan, “Militer AS kesulitan. Mereka harus banyak belajar dari musuh perang dinginnya”.

Kantor Berita Qods (Qodsna) Pasca satu dekade menjajah Afganistan, Uni Soviet keluar dengan kepala tertunduk pada tahun 1989. Setelahnya, perang saudara memerah di dalam negeri dan lahirlah Taliban.

 

Zabiullah Mujahid, Jubir Taliban, dalam pernyataannya kali ini menjelaskan bahwa Amerika harus belajar dari kekalahan Uni Soviet.

 

“(Amerika) belajarlah dari kekalahan Uni Soviet di Afganistan. Akuilah ksatriaan Afganistan yang telah terbukti sebelumnya”, tegasnya.

 

“Apapun hubungan Taliban-AS ke depannya, harus dibangun atas dasar diplomat dan ekonomi yang benar, bukan atas dasar pertikaian. Taliban hingga kini belum bereaksi atas keputusan Washington untuk menarik 7000 pasukannya dari Afganistan”, tambahnya.

 

Pesan Jubir Taliban ini disebar dengan tiga bahasa; Inggris, Persia dan Pashto.




Related Contents

UE Harus Mengambil Kebijakan Terpisah dari AS

UE Harus Mengambil Kebijakan Terpisah dari AS

Dr. Naghavi Hosseini, dalam sebuah wawancara dengan (Qodsna) mengatakan: "Barat dan Amerika, diharapkan untuk mengambil langkah maju dan mengutuk Arab Saudi dan mendukung Jamal Khashoggi."

|

Users Comments

Analisa
Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved