Sunday 28 November 2021 
qodsna.ir qodsna.ir

Tuai Kecaman, Kunjungan Mendadak Trump ke Irak Dianggap Langkahi Kedaulatan Negara

Para petinggi kelompok politik dari berbagai kubi di Irak menganggap, kunjungan secara mengejutkan Donald Trump ke pangkalan militer Amerika Serikat di dekat Baghdad, Irak pada Rabu malam kemarin adalah bentuk pelanggaran terhadap kedaulatan Irak.

Sabah Al Saidi, kepala fraksi perbaikan dan pembangunan di parlemen Irak mengungkapkan bahwa Donald Trump harus mengetahui batasan batasannya. Sebab, masa penjajahan terhadap Irak oleh AS telah berakhir. Untuk itu, Al-Saidi meminta kepada parlemen Irak untuk segera menggelar pertemuan darurat guna membahas pelanggaran terhadap kedaulatan Irak yang dilakukan oleh presiden Amerika Serikat.

 

Fraksi Al-Bina di parlemen Irak yang dipimpin oleh Hadi Al-Amiri juga turut angkat bicara. Ia dengan tegas mengecam tindakan yang dilakukan oleh Presiden Donald Trump. “Kunjungan Trump ini adalah bentuk pelanggaran serius terhadap etik-etik diplomatik dan juga bentuk permusuhan terhadap pemerintah Irak,” kata Al-Amiri.

 

Kubu al- Bina selanjutnya menegaskan bahwa kunjungan Donald Trump ini membuat kehadiran militer Amerika Serikat di Irak serta tujuan sebenarnya yang mereka inginkan dan efek dari tujuan tersebut menjadi tanda tanya besar. Kubu koalisi Al-Bina juga meminta pemerintah Irak untuk segera memanggil duta besar AS untuk Irak.

 

Komandan Asa’ib Ahl al-Haq, Qais al-Khazali juga menuding Amerika Serikat berupaya untuk memperluas cakupan militernya di Irak. Dia mengatakan, “Para petinggi Amerika Serikat gagal di Irak dan kini mereka ingin mencari dalih lain untuk bisa kembali merampas Irak dan ini adalah yang tak akan pernah kami biarkan.”

 

Sementara itu, sekjen Asa’ib Ahl al-Haq dalam halaman Twitternya menulis, “Rakyat Irak lewat parlemen akan memberikan keputusan yang tegas mengenai kehadiran pasukan Amerika Serikat di Irak. Apabila Amerika Serikat tidak mau keluar dari negara ini maka kami akan memberikan tindakan seperti apa yang telah kalian lihat dari pengalaman dan kemampuan kami di mana pasukan kalian tahu dengan pasti apa yang saya maksud.”




Related Contents

Friksi Antara Kongres AS dan Trump

Friksi Antara Kongres AS dan Trump

Rangkaian peristiwa yang terjadi selama beberapa hari belakangan ini di AS bukan sebuah cerita tentang sengketa anggaran, maupun perseteruan keamanan yang berujung perang tanpa akhir. Tapi sebuah cerita panjang tentang seorang perselisihan antara presiden dan para anggota Kongres negaranya sendiri.

|

Blunder Baru Trump di Suriah

Blunder Baru Trump di Suriah

Sekitar delapan tahun sejak awal perang pecah di Suriah, AS bersama sekutu Barat dan Arab menempatkan pasukannya di Suriah untuk mewujudkan ambisinya menggulingkan pemerintahan berdaulat Suriah, tapi hingga kini tidak berhasil.

|

Setiap Hari Trump Berbohong 15 Kali

Setiap Hari Trump Berbohong 15 Kali

Laman Koran Washington Post menulis, Presiden Amerika Serikat Donald Trump di tahun 2018 rata-rata setiap hari 15 kali berbohong.

|

Users Comments

Analisa
Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved