Sunday 21 July 2019 
qodsna.ir qodsna.ir

Kantor Pusat Facebook Diancam Teror Bom

Perusahaan Facebook mengkonfirmasikan bahwa mereka menerima ancaman teror bom di pusat perusahaan ini di negara bagian California, Amerika Serikat.

Menurut laporan Kantor Berita Qods (Qodsna) seperti dilansir Reuters, staf Facebook setelah menerima ancaman tersebut langsung mengosongkan sejumlah gedung perusahaan ini.

 

Polisi dan aparat keamanan California sampai saat ini belum memberi keterangan terkait insiden ancaman dan motif pelakunya.

 

Berbagai wilayah Amerika Serikat selama beberapa tahun terakhir menghadapi beragam ancaman bom.

 

Sebelumnya konsulat Perancis di New York dan sebuah mall di California juga dikosongkan karena ancaman serupa.

 

Baru-baru ini, kantor televisi CNN di Manhattan, New York pernah sekali mendapat ancaman bom dan pernah juga dikosongkan karena menerima paket pos berisi bahan peledak.

 

Paket serupa juga dikirim ke kantor petinggi Demokrat termasuk Barack Obama, mantan presiden AS dan Hillary Clinton, rival Donald Trump di pilpres AS.

 

Media Amerika menilai pengiriman paket berisi bahan peledak kepada kubu anti Trump sebagai aksi pendukung ekstrim presiden AS. 




Related Contents

Myanmar Larang Petinggi PBB Kunjungi Rakhine

Myanmar Larang Petinggi PBB Kunjungi Rakhine

Salah satu staf Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengkonfirmasikan sikap pemerintah Myanmar yang memperlambat kunjungan delegasi PBB ke negara bagian Rakhine di barat negara ini.

|

Elit Politik AS Desak Khalid bin Salman Mengundurkan Diri

Elit Politik AS Desak Khalid bin Salman Mengundurkan Diri

Mantan duta besar AS di Riyadh seraya mengkritik pendekatan Gedung Putih terkait pembunuhan Jamal Khashoggi, wartawan dan kritikus Arab Saudi mengtakan, Khalid bin Salman, dubes Saudi di Washington harus mengundurkan diri dari posisinya.

|

Heather Hauert Terpilih Menggantikan Nikki Haley

Heather Hauert Terpilih Menggantikan Nikki Haley

Pembahasan, siapa yang layak menjadi pengganti Nikki Haley, kini diakhiri dengan pelantikan Heather Nauert. Heather Nauert adalah juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, namun beberapa saat yang lalu terpilih menjadi duta AS di PBB.

|

Keruntuhan Tertunda Rezim Zionis

Keruntuhan Tertunda Rezim Zionis

Benyamin Netanyahu, PM Israel, akhirnya berhasil menunda keruntuhan kabinet dan menghindar dari pemilihan dini.  Dua Menteri Israel, beberapa hari yang lalu, melaporkan bahwa mereka akan tetap tinggal di kabinet serta mendukung Netanyahu. Sedikit mengundur Pemilu dini.

|

Users Comments

Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved