Tuesday 19 February 2019 
qodsna.ir qodsna.ir

Serangan Yaman ke Pos-pos Pasukan Koalisi Pimpinan Saudi

Pasukan Yaman melancarkan serangan artileri ke pos-pos pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi di beberapa posisi.

Kantor Berita Qods (Qodsna) melaporkan Rakyat Yaman hingga detik ini melanjutkan perlawanan dan perjuangan mereka untuk membela negara dari serangan pasukan Arab Saudi dan sekutunya.

 

Sayangnya, banyak media hanya bungkam atas ketertindasan rakyat Yaman selama 3,5 tahun terakhir ini.

 

Agresi militer Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman sejak Maret 2015 ini telah merenggut nyawa lebih dari 14.000 orang dan melukai puluhan ribu lainnya.

 

Serangan militer ke Yaman dengan dukungan Amerika Serikat itu juga telah meluluhlantakkan infrastruktur negara Arab tersebut. Blokade laut, darat dan udara membuat jutaan orang, terutama anak-anak kelaparan.

 

Para ahli PBB dari Program Pangan Dunia mengatakan pengeboman pasukan koalisi terhadap warga sipil adalah potensi kejahatan perang dan blokade telah membuat 12 juta pria, wanita dan anak-anak Yaman berisiko kelaparan, di mana ini adalah kelaparan terburuk dalam 100 tahun terakhir.

 

Astrid Stackelberg, salah satu pakar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Selasa, 20 November 2018 menyebut situasi di Yaman sangat tragis dan mengatakan, 22 juta warga Yaman tidak memiliki akses makanan.

Stackelberg juga mengisyaratkan penyebaran kolera di Yaman dan mengungkapkan, penyakit ini mengancam nyawa jutaan warga Yaman. Dia menjelaskan, Yaman menjadi pusat penyebaran kolera terbesar di abad 21.  

 

Seiring dengan berlanjutnya serangan Arab Saudi ke Yaman dan rusaknya infrastruktur negara ini khususnya jaringan air bersih, kolera akan cepat menyebar di pelosok negara ini. 




Related Contents

Rudal Yaman Hantam Posisi Pasukan Bayaran Saudi di Hajjah

Rudal Yaman Hantam Posisi Pasukan Bayaran Saudi di Hajjah

Unit rudal militer dan pasukan relawan rakyat Yaman Selasa malam (15/1) menembakkan sebuah rudal balistik produk dalam negeri Zilzal-1 menarget posisi pasukan bayaran Arab Saudi di al-Nar, Provins Hajjah, barat laut Yaman.

|

Myanmar Larang Petinggi PBB Kunjungi Rakhine

Myanmar Larang Petinggi PBB Kunjungi Rakhine

Salah satu staf Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengkonfirmasikan sikap pemerintah Myanmar yang memperlambat kunjungan delegasi PBB ke negara bagian Rakhine di barat negara ini.

|

Kebingungan AS Soal Penarikan Pasukan dari Suriah

Kebingungan AS Soal Penarikan Pasukan dari Suriah

Sekalipun Donald Trump Presiden Ameriia Serikat telah mengumumkan tentang penarikan pasukan AS dari Suriah pada 19 Desember 2018, tapi pernyataan dan sikap kontroversial para pejabat AS menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki pemahaman yang jelas tentang masalah ini dan bahkan bagaimana hal itu diwujudkan.

|

Users Comments

Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved