Tuesday 19 February 2019 
qodsna.ir qodsna.ir

Iran Menentang Resolusi Usulan AS terhadap Hamas

Iran menyuarakan penentangan terhadap resolusi rancangan Amerika Serikat untuk mengecam Gerakan Hamas dan akan melakukan yang terbaik untuk mencegah ratifikasi di Majelis Umum PBB.

Menurut laporan Kantor Berita Qods (Qodsna) dalam percakapan telepon dengan Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh pada hari Senin (3/12/2018), Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menegaskan kembali dukungan penuh Republik Islam untuk hak-hak rakyat Palestina.

 

"Iran akan melakukan upaya maksimal di Majelis Umum PBB dalam koordinasi dengan negara-negara Muslim dan progresif lainnya untuk mencegah ratifikasi resolusi yang melanggar Piagam PBB dan bertentangan dengan perlawanan rakyat Palestina," tegas Zarif.

 

Dia menambahkan bahwa kebijakan beberapa negara regional telah mendorong pemerintahan Presiden AS Donald Trump tidak hanya memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke al-Quds yang melanggar hukum internasional, tetapi juga mengajukan resolusi terhadap perlawanan rakyat Palestina di PBB.

 

Sebelumnya, Gerakan Fatah berjanji akan mendukung Hamas di Majelis Umum untuk melawan resolusi yang diusulkan oleh AS.

 

"Kami akan melawan semua upaya permusuhan untuk mengecam Hamas di PBB," kata juru bicara Fatah Osama Qawassmeh.

 

Sementara itu, juru bicara Presiden Majelis Umum PBB, Monica Grayley mengatakan pemungutan suara terhadap draf resolusi tersebut akan dilakukan pada Kamis depan. 




Related Contents

Hamas Puji Malaysia Larang Masuk Atlet Israel

Hamas Puji Malaysia Larang Masuk Atlet Israel

Kepala Biro Politik Hamas menilai langkah Malaysia melarang masuk kontingen atlet rezim Zionis Israel ke negara itu sebagai puncak solidaritas Malaysia terhadap rakyat Palestina dalam melawan rezim Zionis.

|

Myanmar Larang Petinggi PBB Kunjungi Rakhine

Myanmar Larang Petinggi PBB Kunjungi Rakhine

Salah satu staf Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengkonfirmasikan sikap pemerintah Myanmar yang memperlambat kunjungan delegasi PBB ke negara bagian Rakhine di barat negara ini.

|

Zarif: Iran lebih Kuat dari yang Diperkirakan AS

Zarif: Iran lebih Kuat dari yang Diperkirakan AS

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif Jumat malam (11/1) saat merespon program Amerika menggelar forum anti Iran di Warsawa, Polandia dalam tweetnya menulis, mereka yang berpartisipasi di sandiwara terbaru anti Iran, mereka itu mati atau tidak memiliki kehormatan ataupun telah terkucil.

|

Users Comments

Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved