Saturday 13 July 2024 
qodsna.ir qodsna.ir

AS dan Saudi Persenjatai Teroris ISIS & Al Qaeda

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, mengkritik keterlibatan Amerika Serikat dalam perang melawan Suriah dan Yaman.

"Partisipasi dalam kejahatan perang Arab Saudi dan Uni Emirat Arab lewat dukungan senjata, intelijen dan logistik tampaknya tidak cukup. AS juga menyediakan senjata canggih untuk ekstremis, termasuk Al Qaeda dan Daesh," tulis Zarif di akun Twitter-nya pada hari Minggu (2/1/2018) seperti dikutip Kantor Berita Qods (Qodsna).

 

"Pertama Suriah dan sekarang Yaman. AS mengejar ketidakstabilan permanen di kawasan demi menjustifikasi kebijakannya yang keji," tambahnya.

 

Surat kabar Inggris, The Guardian dalam sebuah laporan menulis, investigasi terhadap senjata yang dipakai di Yaman menunjukkan bahwa senjata dari Inggris dan AS telah jatuh ke tangan kelompok teroris, beberapa di antaranya terkait dengan Al Qaeda dan Daesh.

 

Dalam sebuah penyalahgunaan perjanjian perdagangan oleh koalisi Saudi, kendaraan lapis baja yang canggih, peluncur roket, granat dan senapan adalah senjata yang dibeli dari Eropa dan AS yang berakhir di tangan kelompok separatis dan teroris di Yaman.

 

Koalisi Saudi telah melanggar undang-undang pengguna akhir. UU ini bertujuan memastikan bahwa senjata yang dibeli hanya dipakai oleh pembeli dan tidak dijual atau diberikan ke pihak lain. 




Related Contents

Zarif: Iran lebih Kuat dari yang Diperkirakan AS

Zarif: Iran lebih Kuat dari yang Diperkirakan AS

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif Jumat malam (11/1) saat merespon program Amerika menggelar forum anti Iran di Warsawa, Polandia dalam tweetnya menulis, mereka yang berpartisipasi di sandiwara terbaru anti Iran, mereka itu mati atau tidak memiliki kehormatan ataupun telah terkucil.

|

Users Comments

Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved