Wednesday 16 October 2019 
qodsna.ir qodsna.ir

Persatuan Umat Islam Solusi Kalahkan Musuh dalam Perspektif Rahbar

Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei saat menggelar acara ramah-tamah dengan para duta besar negara-negara Muslim dan perserta Konferensi Internasional Persatuan Islam ke 32 di Tehran menilai persatuan dan satu suara sebagai solusi tunggal bagi dunia Islam mengalahkan konspirasi musuh.

Seraya mengisyaratkan ketakuatan kekuatan besar atas kebangkitan bangsa Muslim, Rahbar mengungkapkan, "Di manapun saja ketika Islam mendominasi hati dan jiwa rakyat, kubu arogan akan tertampar dan musuh kembali akan tertampar di kawasan yang mengalami kebangkitan Islam."

 

Transformasi kawasan dan gerakan di balik layar arus Takfiri-Zionis Daesh selama beberapa tahun terakhir mengindikasikan bahwa konspirasi yang dirancang Amerika di kawasan bukan saja menyasar Suriah dan Irak, tapi ini hanya permulaan sebuah konspirasi besar yang dicanangkan Washington beserta kroninya untuk menguasai total dunia Islam.

 

Tak diragukan lagi, di konspirasi ini sejumlah penguasa despotik dan boneka menjadi alat dan dolar minyak mereka juga digunakan untuk melayani Amerika Serikat dan Israel.

 

Ayatullah Khamenei terkait hal ini mengisyaratkan sejumlah negara regional yang memilih mengekor Amerika ketimbang mengikuti Islam dan al-Quran. "Karena esensi arogansinya, AS telah menghinakan negara-negara tersebut dan seperti yang disaksikan semua orang, presiden AS menyamakan para penguasa Saudi sebagai sapi perah," tambahnya.

 

Menurutnya, penghinaan seperti itu telah merendahkan rakyat Arab Saudi dan bangsa-bangsa Muslim regional.

 

Trump selama masa kampanye pilpres dengan terang-terangan melecehkan bangsa Arab dan merendahkan posisi Riyadh di kebijakan luar negeri Gedung Putih. "Al Saud tak ubahnya sapi perah bagi kami. Jika mereka tidak mampu lagi membayar kami dengan dolar dan emas, maka saat itu kami akan menyembelihnya atau kami minta pihak lain melakukannya ataupun kami meminta bantuan mereka," papar Trump.

 

Abdul Bari Atwan, Redaktur Koran Rai al-Youm dalam sebuah artikelnya menyamakan perilaku AS ini sebagai permintaan upeti dan menulis, menurut Amerika memerah negara-negara kaya Arab lebih utama dari demokrasi dan Hak Asasi Manusia (HAM).

 

Rahbar menilai pelecehan seperti ini sama halnya dengan penghinaan kepada Arab Saudi dan bangsa Muslim di kawasan. "Beberapa penguasa Islam mengikuti AS dalam dua kejahatan di Palestina dan Yaman, tetapi kemenangan secara pasti akan menjadi milik rakyat Palestina dan Yaman. AS dan pengikutnya akan kalah dalam peristiwa ini," ungkap Ayatullah Khamenei.

 

Seperti yang dipaparkan Rahbar, rezim Zionis Israel beberapa tahun lalu setelah melawan Hizbullah Lebanon selama 33 hari akhirnya kalah, dua tahun kemudian Israel juga kalam menghadapi Palestina dan hanya bertahan 22 hari. Perang Gaza berikutnya, Israel hanya mampu bertahan delapan hari serta beberapa pekan lalu tentara Zionis juga kembali menelan kekalahan setelah terlibat konfrontasi dengan pejuang muqawama selama dua hari. Ini semua menunjukkan Israel semakin lemah.

 

Proses ini menunjukkan bahwa muqawama melawan agresi ini menciptakan dua perubahan penting dikawasan.

 

Perubahan pertama adalah semakin redupnya Israel di kawasan. Perubahan kedua adalah meluasnya partisipasi pemuda Palestina dan generasi baru di medan perjuangan anti penjajah.

 

Transformasi ini menjadi mimpin buruk bagi AS dan Israel. Oleh karena itu, strategi AS di kawasan fokus pada tiga isu penting, pengobaran friksi antar negara di kawasan, pengaruh politik ekonomi dan budaya di negara-negara Islam serta pendekatan pengobaran fitnah dan perpecahan di antara umat Muslim.

 

Oleh karena itu, Rahbar kepada para cendikiawan dan ulama menekankan, "Perkuatlah gerakan Kebangkitan Islam dan resistensi di kawasan (Asia Barat) semampu kalian, karena satu-satunya cara menyelamatkan kawasan adalah mempromosikan pemikiran dan spirit ini."




Related Contents

Rahbar: Iran maju lebih kuat, Meski plot plot musuh

Rahbar: Iran maju lebih kuat, Meski plot plot musuh

Pemimpin Revolusi Islam Iran atau Rahbar Ayatollah Seyyed Ali Khamenei mengatakan negara Iran maju lebih kuat meskipun semua plot permusuhan terhadap negara Islam ini selama empat dekade sejak Revolusi Islam 1979.

|

Rahbar: Iran akan Buat AS Jadi Pecundang Sejarah !

Rahbar: Iran akan Buat AS Jadi Pecundang Sejarah !

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran mengatakan bahwa bangsa Iran akan menjadikan AS sebagai pecundang sejarah dengan mematahkan seluruh plotnya, terutama sanksi terbaru Washington terhadap negara ini.

|

Rahbar: Israel Pasti Bertekuk Lutut

Rahbar: Israel Pasti Bertekuk Lutut

Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei menekankan, Palestina akan tetap eksis dan dengan kemurahan Allah Swt, dalam waktu dekat, kemenangan final bangsa Palestina akan terwujud.

|

Users Comments

Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved