Monday 20 May 2024 
qodsna.ir qodsna.ir

Malaysia dan Indonesia Respon Keras Relokasi Kedubes Australia ke Quds

Pemimpin Malaysia dan Indonesia memperingatkan pemindahan kedutaan besar Australia ke Baitul Maqdis dan dukungan negara tersebut terhadap rezim Zionis Israel.

Seperti dilaporkan Kantor Berita Qods (Qodsna), Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad dan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di sela-sela KTT ke 33 ASEAN di Singapura di pertemuan terpisah dengan perdana menteri Australia memprotes langkah Canberra memindahkan kedubesnya dari wilayah pendudukan ke Baitul Maqdis.

 

Mahathir Mohamad saat bertemu dengan sejawatnya dari Australia, Scott Morrison mengatakan, langkah Canberra akan menimbulkan dampak negatif bagi negara ini.

 

Sementara itu, Presiden Indonesia Joko Widodo meminta pemerintah Australia selain mendukung Muslim Palestina dan mengecam kejahatan Zionis di wilayah pendudukan dalam membantai Muslim tertindas ini juga mengharap Canberra merevisi kebijakannya memindahkan kedubesnya dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis.

 

Perdana menteri Australia bulan lalu mengkonfirmasikan potensi pemindahan kedubes negara ini dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis. Kebijakan tersebut menuai penentangan luas dari elit politik, anggota parlemen dan tokoh serta sosial penting Australia.

 

KTT ke 33 ASEAN berakhir hari Kamis (15/11) setelah berlangsung selama empat hari di Singapura. 




Related Contents

Hamas Puji Malaysia Larang Masuk Atlet Israel

Hamas Puji Malaysia Larang Masuk Atlet Israel

Kepala Biro Politik Hamas menilai langkah Malaysia melarang masuk kontingen atlet rezim Zionis Israel ke negara itu sebagai puncak solidaritas Malaysia terhadap rakyat Palestina dalam melawan rezim Zionis.

|

Bertahan diri dari Ancaman Iran akan Pamerkan Sistem Anti Udara Terbaru

Bertahan diri dari Ancaman Iran akan Pamerkan Sistem Anti Udara Terbaru

Deputi Koordinator Militer Republik Islam Iran, Habibollah Sayyari mengkonfirmasikan pameran sistem pertahanan baru yang dimaksudkan untuk menjaga zona udara nasional. Peluncuran sistem pertahanan udara baru ini akan dipamerkan hingga akhir tahun 1397 Hs, kira-kira dua bulan lagi.

|

Users Comments

Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved