Saturday 15 December 2018 
qodsna.ir
qodsna.ir

Haaretz Rilis Detail Pakta Gencatan Senjata Israel-Palestina

Surat kabar Haaretz, dalam sebuah artikel yang mengacu pada pakta gencatan senjata antara rezim Zionis dan kelompok perlawanan Palestina di Jalur Gaza, menerbitkan sebuah tulisan yang diamini sebagai teks lengkap dari isi perjanjian tersebut.

Kantor Berita Qods (Qodsna) - Jumat (2/11) lalu, delegasi badan intelijen Mesir yang dipimpin oleh salah satu jenderal senior berkunjung ke tempat pergelaran March of Returns di perbatasan Jalur Gaza. Delegasi tersebut kemudian melakukan perjalanan ke Tel Aviv untuk bertemu dengan petinggi rezim sebagai langkah lanjutan untuk menyelesaikan ketentuan proposal Kairo.

 

Hasilnya ada beberapa poin yang terkandung dalam proposal mediasi tersebut. Termasuk, penghentian March of Returns di perbatasan Gaza oleh rakyat Palestina, reduksi blokade Jalur Gaza oleh rezim Zionis, peluasan zona penangkapan ikan di Jalur Gaza untuk rakyat Palestina, pembukaan kembali perbatasan Rafah oleh rezim Zionis dan penerbitan izin kerja untuk 5.000 tenaga kerja Palestina di Israel.

 

Surat kabar Haaretz mengklaim teks lengkap dari perjanjian tersebut adalah sebagai berikut:

Orang-orang Palestina harus menjaga ketenangan dantertiban di Jalur Gaza. Siapa saja yang melanggarnya akan diadili sesuai dengan hukum yang berlaku.

 

Menghentikan segala bentuk March of Returns hingga akhir tahun 2018. Termasuk demo-demo yang digelar di pesisir Zikim.

 

Mesir telah berjanji untuk mencoba membuka blokade Gaza sampai ke tingkat 70% dan meluaskan zona penangkapan ikan di Jalur Gaza menjadi 14 mil laut asalkan Palestina bersedia menghentikan seluruh aksi-aksi March of Returns.

 

Menyelesaikan persoalan gaji karyawan dan departemen pemerintah di Jalur Gaza dengan bantuan Qatar, Mesir, dan Otoritas Palestina.

 

Israel juga akan mengizinkan 5.000 tenaga kerja Palestina di bawah 40 tahun bekerja di Israel.

 

Pertukaran tawanan kedua belah pihak yang ditangkap di Jalur Gaza melalui mediasi Mesir.

 

Persimpangan Rafah dengan Mesir serta jalur bus Gaza-Israel akan dibuka secara permanen.

 

Memberikan bantuan finansial dan dukungan untuk rekonstruksi pembangkit listrik di Jalur Gaza serta proyek infrastruktur lainnya. Proyek ini akan menyediakan sekitar 30.000 pekerjaan bagi para pemegang ijazah akademis.

 

Perjanjian ini akan berlaku untuk setidaknya 3 tahun di bawah pengawasan dunia internasional, termasuk Rusia dan PBB.

 

Sementara itu, sumber media Zionis mengatakan bahwa Tel Aviv menerima proposal mesir berkaitan dengan gencatan senjata. Selain itu, disebutkan bahwa Israel akan berikan keuntungan lebih banyak lagi ke Jalur Gaza apabila Hamas pertimbangkan gencatan senjata jangka panjang.




Related Contents

Koresponden TV al-Alam di Palestina Tertembak

Koresponden TV al-Alam di Palestina Tertembak

Militer rezim Zionis Israel menembak salah seorang koresponden stasiun televisi Alalam di timur Jalur Gaza yang tengah meliput berita, sehingga melukai wartawan tersebut.

|

Militer Lebanon Tingkatkan Patroli di Perbatasan dengan Israel

Militer Lebanon Tingkatkan Patroli di Perbatasan dengan Israel

Menyusul pergerakan militer rezim Zionis Israel di perbatasan Lebanon dan bumi Palestina pendudukan, militer Lebanon dalam sebuah statemennya mengkonfirmasikan peningkatan patroli dan penempatan unitnya di perbatasan selatan negara ini untuk menghadapi setiap agresi Zionis.

|

Users Comments

Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved