Thursday 26 May 2022 
qodsna.ir

Mahmoud Abbas Tolak Tawaran Netanyahu untuk Lanjutkan Negosiasi

PM Rezim Zionis Benjamin Netanyahu dikabarkan telah mengutus Nadao Arghamen, direktur Departemen Intelejen dan Sistem Keamanan Israel (Shabak) ke Ramallah untuk bertemu Presiden Palestina, Mahmoud Abbas selama beberapa bulan terakhir.

Menurut laporan Kantor Berita Qods (Qodsna) seperti dilansir saluran tv lokal Channel 2, Arghamen berbicara terkait proposal ekonomi dan pemberian insentif selama pertemuannya dengan Abbas. Hal tersebut merupakan bagian dari penawaran untuk membujuk Abbas melanjutkan kembali negosiasi mengenai normalisasi hubungan. Akan tetapi tawaran tersebut mendapat respon negatif dari Abbas.

 

Upaya Netanyahu untuk memperbaiki hubungan dengan Abbas menjadi lebih alot. Hal ini terjadi setelah ia memperingatkan Gaddafi Eisenkot, ketua Kepala Pasukan Gabungan rezim Zionis, untuk meningkatkan ketidakstabilan di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

 

Mahmoud Abbas telah mengatakan kepada Arghamen bahwa Palestina akan segera menghentikan koordinasi keamanan dengan rezim jika rezim Zionis memotong jumlah pemasukan dari pajak pertahanan Palestina.

 

Menurut media Zionis, Presiden Shabak tersebut berusaha menurunkan tensi dan mendesak Abbas untuk tidak mengambil keputusan yang merugikan Israel, termasuk pembatalan perjanjian ekonomi Paris dan koordinasi keamanan.

 

Sementara Dewan Pusat Otoritas Palestina menangguhkan pengakuan Israel dan perjanjian bilateral lainnya dengan Otoritas Palestina pada hari Senin di akhir sesi ketiga puluh, yang dihadiri oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

 

Sebelumnya, Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, yang menuduh Amerika Serikat dan rezim Zionis melanggar perjanjian mereka dengan Palestina, mengatakan: “Kami tidak akan terikat dengan perjanjian ini..”




Related Contents

Israel Halangi Pengiriman Bantuan ke Gaza

Israel Halangi Pengiriman Bantuan ke Gaza

Sebuah media rezim Zionis Israel melaporkan, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menginstruksikan pengambilan langkah baru untuk mencegah pengiriman bantuan finansial ke Jalur Gaza yang diblokade lebih dari 12 tahun.

|

Users Comments

Analisa
Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved