Saturday 27 November 2021 
qodsna.ir qodsna.ir

Hizbullah Tekankan Partisipasi Ahlul Sunnah Independen di Kabinet

Deputi bidang politik sekjen Hizbullah Lebanon, Hussein Khalil menyebut alokasi satu kursi Ahlu Sunnah independen di kabinet negara ini dari enam kursi ahlu sunnah sebagai permintaan yang pantas.

Kantor Berita Qods (Qodsna) melaporkan, Hussein Khalil Selasa (30/10) saat bertemu dengan wakil Sunni independen di parlemen Lebanon mengatakan, anggota parlemen tersebut tidak ingin merebut saham pihak lain, tapi menginginkan saham orang yang memberi suara kepada mereka.

 

Saat merespon penolakan Saad Hariri terhadap pembentukan kabinet sesuai dengan keinginan wakul Sunni independen, Hussein Khalil mengatakan, masalah ini belum disampaikan kepada Hizbullah, namun sejatinya masalah yang berkaitan dengan saham Sunni independen tidak lebih besar dari kasus lain dan hal ini dapat dengan mudah diselesaikan.

 

Dalam hal ini, Faisal Karami, salah satu wakil Sunni independen di parlemen seraya menyambut sikap Hizbullah yang mendukung tuntutan mereka mengatakan, wakil Sunni independen berharap semua pihak melakukan langkah untuk mengurangi kendala dan membentuk pemerintahan secepatnya.

 

Saad Hariri, ketua kubu al-Mustaqbal sebagai kubu utama Sunni Lebanon bersikeras enam saham menteri Sunni harus dari kubunya, namun kubu Sunni independen menginginkan satu kursi di kabinet.

 

Sementara Hizbullah dalam membela tuntutan tersebut menolak menyerahkan menteri usulannya kepada al-Hariri dan hal ini tergantung pada alokasi satu kursi bagi Sunni independen.

 

Menyusul pembentukan parlemen baru Lebanon, Saad Hariri pada 24 Mei 2018, setelah meraih dukungan mayoritas anggota parlemen, ditunjuk oleh Presiden Michel Aoun untuk membentuk kabinet baru. 




Related Contents

Dimensi Pidato Sayid Hasan Nasrullah di Peringatan Kemenangan Muqawama

Dimensi Pidato Sayid Hasan Nasrullah di Peringatan Kemenangan Muqawama

Sekjen Gerakan Perlawanan Islam Lebanon, Sayid Hasan Nasrullah Sabtu (25/05) bertepatan dengan peringatan ke-19 kemenangan muqawama melawan Israel dan pembebasan penuh Lebanon dari pendudukan rezim ilegal ini menyampaikan pidato. Pidato ini memiliki beragam dimensi yang patut diperhatikan.

|

Users Comments

Analisa
Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved