Thursday 26 May 2022 
qodsna.ir

Netanyahu Ingin Palestina menjadi “Negara setengah merdeka”

Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa solusi terbaik untuk menyelesaikan sengketa dengan Palestina adalah memberi mereka kebebasan menentukan nasib sendiri tanpa mengancam keamanan Israel.

Menurut laporan Kantor Berita Qods (Qodsna) melansir dari Maannews Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa solusi terbaik untuk menyelesaikan sengketa dengan Palestina adalah memberi mereka kebebasan menentukan nasib sendiri tanpa mengancam keamanan Israel.

 

Netanyahu dalam pidato konferensi komunitas Yahudi Amerika Serikat, Rabu (24/10/2018) mengatakan: “Israel bertanggung jawab mempertahankan keamanan di Tepi Barat.”

 

Perdana Menteri Israel tersebut menggambarkan masa depan Palestina yang dapat dia terima sebagai entitas setengah merdeka tapi dapat menentukan nasib sendiri, seperti dilansir Maannews.

 

“Jalur Gaza menjadi sarang Islam radikal setelah Israel menarik diri dari wilayah tersebut 2005 silam. Nasib yang sama juga akan menimpa Tepi Barat jika Israel juga menarik diri, ‘’ tudingnya.




Related Contents

Israel Halangi Pengiriman Bantuan ke Gaza

Israel Halangi Pengiriman Bantuan ke Gaza

Sebuah media rezim Zionis Israel melaporkan, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menginstruksikan pengambilan langkah baru untuk mencegah pengiriman bantuan finansial ke Jalur Gaza yang diblokade lebih dari 12 tahun.

|

Users Comments

Analisa
Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved