Saturday 16 February 2019 
qodsna.ir qodsna.ir

UE Harus Mengambil Kebijakan Terpisah dari AS

Dr. Naghavi Hosseini, dalam sebuah wawancara dengan (Qodsna) mengatakan: Barat dan Amerika, diharapkan untuk mengambil langkah maju dan mengutuk Arab Saudi dan mendukung Jamal Khashoggi.

Dr. Seyed Hossein Naghavi Hosseini, anggota Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Asing Dewan Perwakilan Rakyat Iran, dalam sebuah wawancara dengan koresponden parlemen dari Kantor Berita Qods (Qodsna) mengenai menghilangnya kritikus Arab Saudi dan aktivis media Jamal Khashoggi yang menghilang akhir-akhir ini dalam konsulat Saudi di Turki mengatakan: "Barat dan Amerika, yang tangisan Hak Asasi Manusia-nya adalah hanya salah satu klaim, diharapkan untuk mengambil langkah maju dan mengutuk Arab Saudi dan mendukung aktivis media ini."

 

Anggota Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Asing dari Majelis Permusyawaratan Islam melanjutkan: “Jamal Khashoggi telah dilecehkan dan dihilangkan di Turki. Ini adalah tugas dari apa yang disebut otoritas hak asasi manusia internasional untuk mendukung aktivis media ini.”

 

Dia melanjutkan tentang kemungkinan skenario Amerika Serikat fase kedua yang Trump ingin mulai di 4 November, dan berkata: "4 November adalah Hari Nasional untuk Penindasan terhadap Arogansi dan Tirani, bangsa Iran tahu betul bahwa semua konflik regional dan krisis ekonomi domestik adalah hasil dari ancaman dan tekanan kejam dari Amerika Serikat. ”

 

Hosseini melanjutkan: "Pada tanggal 4 November seluruh dunia akan menyaksikan bagaimana bangsa Iran akan berdemonstrasi menentang sanksi kejam dan ancaman AS di wilayah berkonflik timur tenggah."

 

Lebih lanjut ia membuat pernyataannya atas persetujuan RUU CFT di Parlemen Iran dan mengatakan: "Dengan persetujuan RUU CFT di parlmen, kami berharap Eropa memisahkan diri dari Amerika. Para politkus Eropa telah menyatakan bahwa jika FATF disetujui, kami akan memisahkan jalan kami dari Amerika Serikat. ”

 

"Tampaknya Amerika akan melanjutkan permusuhan mereka melawan Bangsa Iran," katanya.

 

Hosseini menyimpulkan: "Republik Islam Iran memiliki kemampuan untuk menyeberang sanksi Amerika, untuk hal ini semua skenario dan strategi telah dipelajari oleh pemerintah dan parlemen."




Related Contents

Khatib Jumat Tehran: FATF adalah Kebohongan Besar Barat

Khatib Jumat Tehran: FATF adalah Kebohongan Besar Barat

Khatib Jumat Tehran mengatakan, hakikat pembentukan rezim anti pencucian uang dan pendanaan terorisme global, Financial Action Task Force (on Money Laundering) (FATF) adalah menciptakan mekanisme untuk melacak informasi sumber dana Iran dan negara-negara dunia lain.

|

Elit Politik AS Desak Khalid bin Salman Mengundurkan Diri

Elit Politik AS Desak Khalid bin Salman Mengundurkan Diri

Mantan duta besar AS di Riyadh seraya mengkritik pendekatan Gedung Putih terkait pembunuhan Jamal Khashoggi, wartawan dan kritikus Arab Saudi mengtakan, Khalid bin Salman, dubes Saudi di Washington harus mengundurkan diri dari posisinya.

|

Taliban: AS Harus Belajar Banyak dari Perang Dingin

Taliban: AS Harus Belajar Banyak dari Perang Dingin

Bertepatan dengan hari peringatan invasi militer Uni Soviet yang ke 39 di Afganistan, kepada Amerika Serikat, Taliban menyatakan, “Militer AS kesulitan. Mereka harus banyak belajar dari musuh perang dinginnya”.

|

Users Comments

Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved