qodsna.ir

BDS: Perusak Desa Khan Al-Ahmar akan Dituntut Hukum

Gerakan Boikot, Divestasi dan Sanksi (BDS) terhadap Israel mengkonfirmasikan perusahaan produsen buldozer yang terlibat dalam perusakan desa Khan al-Ahmar di timur Quds pendudukan akan ditindak sesuai hukum.

Kantor Berita Qods (Qodsna) - Menurut laporan Koran Maariv cetakan Isreael, menyusul partisipasi perusahaan produsen alat-alat berat termasuk Caterpillar, Volvo dan Hyundai dalam aksi perusakan desa Khan al-Ahmar, BDS mengumumkan, akan memperioritaskan represi terhadap perusahaan tersebut di program mereka.

 

BDS rencananya akan merilis deklarasi multi bahasa dan menyebarkan ke berbagai negara serta menjelaskan bahwa perusahaan produsen buldozer tersebut berpartisipasi dalam perusakan rumah dan sekolah Palestina.

 

Mahkamah Agung Israel bulan Mei lalu merilis keputusan pengusiran 35 keluarga Palestina yang populasinya mencapai 200 orang dari tempat tinggal mereka di Khan al-Ahmar. Keputusan tersebut menuai kecaman luas dunia internasional.

 

Warga Khan al-Ahmar termasuk suku nomaden Negev yang diusir dari padang pasir ini tahun 1953 oleh Israel dan terpaksa menepat di wilayah Khan al-Ahmar saat ini.