Wednesday 22 May 2019 
qodsna.ir qodsna.ir

Saudi Cegah Pengungsi Palestina Lakukan Ibadah Haji

Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk melarang para pengungsi Palestina di Lebanon yang berjumlah 300 ribu orang untuk melaksanakan ibadah Haji.

Middle East Monitor yang mengutip dari Alarab.qa pada hari Rabu (19/09) melaporkan, Lembaga Palestina untuk Hak Asasi Manusia (Shahed), mengatakan bahwa Arab Saudi berhenti mengeluarkan visa bagi para pengungsi Palestina di Lebanon yang tidak memiliki paspor Otoritas Nasional Palestina.

 

Lembaga tersebut melaporkan bahwa agen travel mendapatkan arahan dari kedutaan Saudi di Lebanon untuk menolak segala permintaan dari orang-orang Palestina yang tidak memiliki paspor Otoritas Nasional Palestina.

 

Menurut Alarab.qa, Shahed tidak bisa menghubungi pejabat kedutaan Saudi di Lebanon untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai masalah ini. Namun Shahed mengatakan bahwa kedutaan Otoritas Nasional Palestina di Beirut tidak menerima petunjuk resmi mengenai hal ini.

 

Selain itu perlu diketahui bahwa ribuan warga Palestina yang memiliki paspor Yordania juga dilarang mengajukan visa Haji tahun ini.

 

Warga Palestina di Jalur Gaza telah dilarang melakukan umrah sejak kudeta militer Mesir pada tahun 2013 lalu. Mesir hampir menututp secara permanen perbatasan Rafah.




Related Contents

Hamas Ambil Alih Pengelolaan Rafah

Hamas Ambil Alih Pengelolaan Rafah

Departemen Urusan Dalam Negeri Jalur Gaza yang berafiliasi dengan Hamas Senin dini hari (7/1) mengambil alih pengelolaan jalur penyeberangan Rafah.

|

Lebanon: Terorisme Takfiri dan Israel Tidak Berbeda

Lebanon: Terorisme Takfiri dan Israel Tidak Berbeda

Kepala keamanan publik Lebanon seraya menjelaskan bahwa tidak ada perbedaan antara terorisme Takfiri dan Israel menambahkan, terorisme Israel juga seperti terorisme yang lain tengah mengalami kehancuran.

|

Users Comments

Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved