Thursday 9 December 2021 
qodsna.ir qodsna.ir

Hamas: Bom Harus Dibalas dengan Bom !

Gerakan perlawanan Islam Palestina, Hamas, Sabtu (217) dini hari menegaskan hak mereka untuk membela diri dari serangan rezim Zionis Israel.

Hamas dalam pernyataannya menegaskan kewajiban nasional dalam melawan agresi musuh, membela kepentingan rakyat dan menciptakan perimbangan kekuatan yang menjadi faktor pencegahan, sehingga pemboman dapat dibalas dengan pemboman dan operasi penembak jitu di balas dengan operasi penembak jitu.

 

Pernyataan Hamas itu dirilis setelah jet-jet tempur Israel, Jumat (20/7) malam membombardir Jalur Gaza.

 

Sumber-sumber media Palestina mengabarkan, jet-jet tempur Israel menggempur beberapa posisi kelompok perlawanan Palestina di Jalur Gaza.

 

Pada hari Jumat (20/7) seorang penembak jitu Palestina berhasil menembak mati seorang tentara Israel yang tengah menembaki warga Palestina di Gaza. Personil militer Israel itu akhirnya tewas setelah dirawat beberapa jam di rumah sakit.

 

Di hari yang sama, empat warga Palestina diterjang peluru militer Israel dan gugur syahid saat mengikuti unjuk rasa damai Hak Kembali. Sementara 120 orang lainnya dikabarkan terluka akibat berondongan senjata Israel.

 

Demonstrasi damai Hak Kembali dimulai pada 30 Maret lalu bersamaan dengan peringatan Hari Bumi di Jalur Gaza dan terus berlangsung hingga sekarang. Sejak dimulainya unjuk rasa itu, tercatat 149 warga Palestina gugur ditembak tentara Israel dan sekitar 16 ribu lainnya terluka. 




Users Comments

Analisa
Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved