Tuesday 25 September 2018 
qodsna.ir
qodsna.ir

Pawai Kepulangan
Harus Terus

Oleh: Ahmad Abu Artaima

Ahmad Abu Artaima, juru bicara Pawai Kepulangan Akbar, mengatakan bahwa pawai kepulangan akbar ini adalah kembali yang besar adalah opsi dan pilihan nasional yang harus terus berlanjut dan berkembang.

 

Dalam wawancara dengan Pusat Informasi Palestina, Abu Artaima mengatakan, “Pawao kepulangan telah menjadi komponen utama dalam arena perjuangan bersejarah rakyat Palestina. Pawai ini telah membuktikan kemampuannya menganggu penjajah Zionis dan menguras kekuatannya.”

 

Dia menegaskan pentingnya menjaga kelangsungan pawai ini dan tidak membuarkan upaya mematikan ide dan gagasan ini. Dia menyerukan untuk mencari cara, metode, ide, gagasan dan sarana pawai yang meminimalisir darah yang tertumpah dan membuat penjajah Zionis mengalami kesulitan, namun mobilisasi berlanjut dan terus menguras kekuatan penjajah Zionis.

 

Abu Artaima menjelaskan bahwa ide dan gagasan pawai kepulangan ini telah mengembalikan vitalitas isu Palestina, menarik solidaritas dunia dengan segala bentuknya. Dia menegaskan pentingnya memperkuat opsi dan pilihan ini dengan meninjau kembali sebagian sarana yang meningkatkan korban jiwa.

 

Dia menyatakan bahwa kekuatan pawai ini adalah ada pada keberlanjutan dan keberlangsungannya yang akan terus dan berkembang, harapan pada hasil strategisnya dan tidak tergesa-gesa meraih hasilnya. Dia menegaskan, tidak ada keputusan resmi dari lembaga tinggi untuk pawai ini agar menyeberang pagar perbatasan seperti yang terjadi pada hari Senin (14/5/2018) lalu.

 

Dia menambahkan, “Namun penjajah Zionis berkepentingan untuk menggagalkan ide dan gagasan pawai ini dengan meningkatkan jumlah korban jiwa dan berupaya untuk mengakhiri pawai kepulangan dalam sekali pukul dan untuk selamanya. Dan tidak tidak boleh terjadi.”

 

Lebih 60 warga Palestina gugur dalam aksi serangan pasukan penjajah Zionis terhadap pawai damai di perbatasan timur Jalur Gaza pada Senin (14/5/2018). Sementar korban luka mencapai lebih dari 3 ribu orang. 

 




Users Comments

Videos

Qods News Agency


©2017 Kantor Berita Qods. All Rights Reserved